Love and friendship…….dua hal yang paling ajaib didunia, bagaimana tidak karena kedua hal
tersebut bisa membuat hidup seseorang berubah, bagi sebagian orang membawa
kebahagiaan sebagian lagi membawa derita dan sebagian lainnya menjadikan hal
tersebut menjadi sebuah dilemma yang berkepanjangan…..well setidaknya begitulah
yang kualami dan sebagian orang yang pernah bercerita kepadaku mengenai dua hal
ajaib tersebut.
Bagiku secara pribadi awalnya hanya
mengenal teman sebagai teman sebangku dan tak lebih, bisa diakui aku memang
dahulu tipikel orang yang hidup individual, bukan sebuah pilihan hanya saja tak
banyak yang menyukai pribadiku pada kala itu yang lebih pendiam dan tertutup
kepada siapapun…….berjalan waktu aku mengenal cinta, cinta yang untuk pertama
kalinya dan baru kusadari baru-baru ini merupakan cintaku yang pahit dan sekaligus
indah. Aku mengenal seseorang pada waktu itu aku masih duduk di bangku SMA,
kita jadian dan pacaran namun setelah 2,5 tahun kemudian kita putus karena
perselingkuhan, klise memang tapi mengajarkan aku dua hal Love &
Friendship……Cinta karena untuk pertama kalinya ada yang begitu peduli dan mau
mendengarkanku, menunjukan kasih sayangnya dan tak takut hanya sekedar
mengenalku dengan sifat tertutupku, ak hargai semua caranya yang membuat aku
untuk bisa lebih terbuka aku masih bisa bilang walau dia telah menyakitiku
lebih dalam aku bisa bilang dahulu aku sangat mencintainya……Friendship, dia
mengajarkan padaku sesuatu yang tidak pernah aku lupakan meski dia telah
menyakitiku begitu dalam, dia mengajarkanku untuk bersahabat, mengajarkanku
bahwa ada dunia yang bisa dibagi dengan orang lain, dia mengenalkanku pada
beberapa orang sahabat yang mempunyai loyalitas yang lumayan tinggi akan
persahabatan meski mereka punya cara
tersendiri untuk menunjukannya kata mereka sih
men’s way, well aku percaya
saja. Hal tersebut membuat aku tak pernah bisa melupakan “mantan terindahku”
itu, begitulah persahabatan dan cinta begitu melekat pada diriku.
Hal lainnya menjadi semakin
complicated saat aku jatuh cinta pada sahabatku sendiri, yang merupakan sahabat
dari mantanku juga, memang diluar sepengetahuannya aku lebih intens berhubungan
dengan abangku ini ( begitulah awal hubngan yang kami ciptakan Abang-Ade), tak
jarang aku sering bercurhat ria dengannya karena pribadinya yang bijaksana
membuat rasa nyaman timbul…..begitulah sampai kata sayang terucap begitu saja,
dan lagi lagi kami terbentrok masalah persahabatan bagaimana dengan yang lain? Terus apa mantan kamu bisa terima? Dll
yups…..jadi lebih rumit kala hubungan kami terbentur sahabat, tapi jadi lebih
rumit ketika semua sahabatku yang lain sudah setuju bahkan mantanku pun
menerimanya dengan baik tetapi timbul pertanyaan besar diantara kami berdua apa ini yang kita inginkan? Apakah rasa
sayang itu juga berarti cinta atau hanya sebatas abang dan ade saja? dan
hal tersebut membuat hubungan kami terkatung-katung sampai sekarang.
Dan hari ini seorang sahabat
bercerita tentang cintanya kepada seorang pria dan persahabatan dengan seorang
wanita yang mencintai pria yang sama…….begini ceritanya, dia kenal seorang
wanita yang memang dari awal sudah bercerita tentang seorang pria yang sudah
dicintainya sampai mati (lebih tepatnya mungkin cinta buta), namun tetapi dan
kemudian pria tersebut menyatakan perasaannya pada sahabatku itu, cerita mulai
rumit ketika cewe itu merasa ditusuk dari belakang. Disatu sisi menurutku cewe
itu merasa ditusuk dari belakang tidaklah salah karena memang sudah dari
awalkan dia cerita betapa kepada sahabatku bahwa dia itu mencintai pria
tersebut, tapi dilain sisi cinta telah berbicara sekaligus memilih apa hal itu
salah? Menurutku tidak, karena dari awal perbedaan agama sudah menjadi pokok
dari hubungan cewe itu dan pria yang disukainya, apa sahabatku salah karena
juga mencintai pria itu? tetapi dia lebih memilih untuk mengorbankan cinta dan
mempertahankan persahabatan yang menurutku tidak rasional, bagaimana tidak
sahabat harusnya yang kutahu tidak bersikap egois seperti itu, tapi pilihan
sahabatku baik walau harus menyiksa batinnya.
Satu lagi seorang sahabat yang
bercerita tentang kisah cintanya pada seorang pria yang ia kenal di sebuah chat
didunia online dan hal tersebut hampir saja merusak persahabatan kami…….begini
ceritanya, ia mengenal seseorang di chatting hingga berlanjut pada hubungan
yang lebih intens dengan sms juga telepon dari sanalah mereka jauh lebih
mengenal satu sama lain, ia slalu bercerita tentang pria itu yang menggambarkan
seperti apa playboy juga gombalnya perlente itu sampai akhirnya suatu saat dia
memutuskan untuk jadian tanpa belum pernah bertemu sekalipun bahkan dengan
sifat yang tidak baik dari si pria itu…..aku geram, mendadak aku tak rela
sahabatku dapat seorang pria seperti itu, sahabatku yang baik mendapat pria
yang tak baik, ironis hingga kami sempat tutup mulut tak bicara apapun sekitar
dua minggu karena sebagai tanda marahku
pada sikapnya yang memutuskan hal bodoh (lagi-lagi menurutku) begitu aku tanya
mengapa ia menyukai pria itu dan sahabatku berkata karena hanya karena sebuah
rasa nyaman bahkan sangat jauh kelas
pria itu dengan sahabatku yang baik, sampai sekarang kami memutuskan untuk
tetap bersahabat tanpa mencampuri masalah pribadi yang menyangkut cowo, meski
terkadang aku bersikap jutek saat mereka saling menelpon atau saling
ber-sms-an, tapi akau memilih untuk diam demi persahabatan kami.
Begitulah mengapa Love &
Friendship begitu melekat pada setiap hidup seseorang tapi satu hal yang aku
petik dari semua kisah yang terjadi, sahabat adalah segalanya bahkan cinta
datang dari sebuah persahabatan, terdengar tak rasional yaaa karena memang
tidak rasional begitulah mengapa dua hal tersebut dikatakan ajaib….
